Menjelajahi Geopark Ciletuh Sukabumi – Indonesia

“Menjelajahi Geopark Ciletuh Sukabumi – Indonesia”

Saat mengamati Ciletuh, kita seolah menyaksikan proses masa lalu yang terjadi sekitar 60 juta tahun yang lalu. Tabrakan lempeng benua mengekspos kerak samudera yang bercampur dengan mantel atas bumi, sehingga batuan di wilayah ini bercampur dengan palung bumi yang disebut melange.

Pengamat sejarah Sukabumi, Irman Firmansyah mengatakan, singkapan tersebut berada di sebuah lembah yang menyerupai amfiteater besar (mega amphitheater) berbentuk tapal kuda. Hal ini terlihat dari Puncak Darma dan Panenjoan.

Lembah Ciletuh dibatasi oleh dataran tinggi Jampang yang curam dan vertikal, sehingga Anda akan melihat pemandangan Ciletuh yang indah dari atas dataran tinggi.

Di lembah ini juga terdapat rangkaian perbukitan yang bebatuannya tersusun dari bebatuan purba. Batuan ini kemudian membentuk pulau-pulau kecil seperti Pulau Mandra, Kunti, Manuk, dan pulau-pulau lainnya yang terletak di sekitar Pantai Ciletuh.

Ciletuh pada Masa Kolonial

Ciletuh sudah dikenal sejak masa penjajahan. Awalnya daerah ini disebut sebagai Tjiletoe, Cjiletoek, Tjiletoeh, atau Zandbaai. Banyak peneliti dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan ini, salah satunya adalah seorang peneliti berkebangsaan Jerman bernama Franz Wilhelm Junghuhn.

Irman yang kini aktif sebagai Kepala Badan Penelitian dan Sejarah Pusaka Soekaboemi mengatakan, akses ke Ciletuh saat itu sangat sulit. Namun, beberapa orang yang berhasil mengunjungi kawasan ini akan mendapatkan pemandangan alam yang menakjubkan. Pernyataan ini sesuai dengan laporan JG Dorman pada 1 Agustus 1916 yang diterjemahkan oleh tim Soekaboemi Heritages.

Destinasi wisata di Geopark Ciletuh memang menyuguhkan pesona alam yang khas, sehingga pepatah yang mengatakan “Indonesia adalah kepingan surga dunia” memang benar adanya. Geopark Ciletuh sendiri merupakan konsep pengelolaan kawasan yang menyelaraskan keanekaragaman geologi, hayati dan budaya melalui prinsip-prinsip konservasi, pendidikan dan pembangunan berkelanjutan. Geopark Ciletuh memiliki luas 128 ribu hektar yang meliputi delapan kecamatan di wilayah Sukabumi.

See also  Menikmati Sunset di Pantai Pelabuhan Ratu – Indonesia

Geopark Ciletuh juga diakui UNESCO sebagai Geopark Global April lalu, berkat warisan geologisnya yang luar biasa. Selain itu juga mengandung keanekaragaman hayati dan budaya, serta memiliki bentang alam yang sangat istimewa. Alamnya yang alami dan indah juga menjadi daya tarik tersendiri yang tidak boleh dilewatkan.

Karena keistimewaan yang ditawarkan, yang pada akhirnya menarik minat banyak wisatawan. Apalagi banyak destinasi wisata di Geopark Ciletuh yang belum terjamah teknologi alias masih alami dan mengesankan. Anda tertarik melihat kekayaan alam dan panorama luar biasa yang ditampilkan di Geopark Ciletuh, beberapa tempat wisata di bawah ini bisa menjadi referensi Anda untuk berwisata dalam agenda liburan Anda selanjutnya.

Destinasi Wisata di Geopark Ciletuh

1. Pantai Lereng Eksotis – Pantai Ujung Genteng

Salah satu destinasi wisata di Geopark Ciletuh yang wajib Anda kunjungi adalah Pantai Ujung Genteng. Jangankan pasir putih, dengan pantai yang landai dan garis yang panjang, ombaknya juga cukup eksotis.

Tidak hanya bisa bersantai, berjemur atau bahkan bermain di pantai, Anda juga bisa melakukan banyak hal lainnya, termasuk foto prewedding, mengingat pemandangannya yang asyik dan indah. Selain itu, spot ini juga cocok bagi Anda yang tertarik untuk menikmati sunset di Sukabumi.

2. Pantai Cipanarikan

Pasir putih yang lembut dan bersih, muara yang indah dengan air yang hijau, pantai yang luas dengan garis pantai yang luas, Anda bisa leluasa berlari kesana kemari tanpa takut mengganggu orang lain. Momen paling asyik, menikmati indahnya sunset di sini.

3. Bukit Teletabis

Menikmati sejuknya angin khas pedesaan dan mendapatkan sinar matahari yang tidak terlalu menyengat, sembari menikmati sejumlah gundukan hijau, bukit Teletubbies di Ujung Genteng bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dipilih.

See also  Surga wisata alam Labuan Bajo – Indonesia

4. Pantai Cimaja

Destinasi wisata di Geopark Ciletuh ini lebih cocok untuk pecinta pantai dan olahraga selancar. Dengan ombak yang ideal untuk berselancar dan garis pantai yang panjang, aktivitas di sini dijamin seru.

5. Pantai Pangumbahan

Hal lain yang bisa menjadi daya tarik adalah keberadaan Penyu Hijau yang menjadikan pantai ini sebagai tempat bertelur dan bertelur. Tapi ingat, jangan diganggu, ya! Pantai ini juga merupakan tempat selancar yang ideal. Namun yang paling mengesankan adalah pemandangannya yang istimewa.

6. Pantai Palangpang

Pantainya cukup luas dan panjang, cocok sebagai tempat bermain dan bersantai. Pantai ini juga digunakan sebagai tempat pendaratan untuk kegiatan paralayang. Momen paling menyenangkan adalah mengunjungi pantai ini di pagi hari, bersamaan dengan terbitnya matahari dari ufuk timur dan para nelayan pulang kampung mencari ikan.

7. Puncak Darma

Perpaduan antara persawahan dan hutan yang menghijau, aliran sungai dan laut yang biru menciptakan panorama alam yang bisa dilihat dari Puncak Darma hingga memukau siapa saja yang melihatnya. Momen paling asyik adalah menikmati sunrise dari Puncak Darma.

8. Puncak Tugu

Terletak di Dusun Cicukang, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Puncak Tugu menawarkan pemandangan sejumlah air terjun hingga tebing dan hutan di Geopark Ciletuh yang eksotis. Anda juga bisa bermalam di sini dan menyewa tenda untuk menikmati langit malam yang luar biasa.

9. Bukit Panenjoan

Di Geopark Ciletuh juga ada Bukit Panenjoan, dan seperti di sejumlah lokasi yang tersebar di Indonesia, pemandangan yang ditawarkan juga istimewa.

10. Puncak Gebang

Puncak Gebang sendiri dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat. Memaksimalkan potensi alam dan pemandangan yang luar biasa, Puncak Gebang menjadi destinasi wisata yang tepat bagi para Instagrammers saat berkunjung ke Geopark Ciletuh.

See also  12 Tempat Wisata di Bandung Barat Yang Wajib Dikunjungi – Indonesia

11. Desa Kasepuhan Ciptagelar

Kampung adat di kaki Gunung Halimun ini bisa menjadi destinasi wisata anti mainstream di Sukabumi bagi pecinta budaya lokal. Anda bisa melihat apa kearifan lokal dari masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai dan tradisi tradisional Sunda.

12. Curug Manik

Salah satu kekayaan alam yang dimiliki Geopark Ciletuh, air terjun tertinggi ini menyuguhkan pesona yang sejuk. Mulai dari tebing batu yang dibalut vegetasi hijau, menambah eksotisme air terjun dengan debit air yang luar biasa deras.

13. Curug Awang

Air terjun ini menawarkan pemandangan air terjun yang menawan seperti tirai air. Di sisi lain, jika debit air tidak cukup tinggi, debit air masih menawarkan eksotisme yang mengesankan.

14. Curug Cimarinjung

Suasana pedesaan yang masih alami juga menjadi magnet untuk mengunjungi air terjun yang memiliki ketinggian lebih dari 50 meter ini. Debit air yang cukup melimpah dari sungai Cimarinjung akan membuat Anda tertarik untuk bermain air sambil menikmati kesegarannya.

15. Curug Cigangsa

Berbeda dengan air terjun lain yang tersebar di Sukabumi, Curug Cigangsa memiliki tiga tingkat dengan debit air yang relatif kecil. Namun karena air terjun ini menjadi lebih Instagenic.

16. Curug Cikaso

Air terjunnya sangat indah dan membuat tubuh segar ketika berada dalam suasana air terjun.

Leave a Comment

Your email address will not be published.